Melintas Temanggung Saat Libur Nataru; Pengedara Diminta Waspada Titik Longsor dan Black Spot
Ket [Foto]:

Melintas Temanggung Saat Libur Nataru; Pengedara Diminta Waspada Titik Longsor dan Black Spot

Temanggung, MediaCenter - Arus kendaraan yang melintas Jawa Tengah saat libur Nataru 2025 diperkirakan mencapai 49 ribu, dari jumlah tersebut juga akan melintasi jalur tengah termasuk jalan-jalan di Kabupaten Temanggung. Oleh karena itu, pengendara diminta untuk tetap hati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya, lantaran ada sejumlah titik rawan longsor dan black spot.

Data dari Dinas Perhubungan jalan rawan macet, laka, dan bencana alam telah dipetakan secara rinci dan bisa menjadi pedoman bagi pengendara. Yakni, titik black spot di jalur Secang-Pringsurat-Pingit (Pringsurat), lalu jalur Parakan-Kledung-Kertek (Kledung), jalur Ngadirejo-Candiroto-Sukorejo (Candiroto).

Titik rawan longsor, yaitu jalur Candiroto-Sukorejo (Bejen), jalur Parakan-Kledung (Kledung), jalur Temanggung-Kaloran-Sumowono (Kaloran-Sumowno). Sementara yang rawan macet, yakni jalur Secang-Temanggung-Parakan (Pasar Temanggung, Temanggung-Parakan-Wonosobo (Pasar Parakan), Parakan Ngadirejo-Sukorejo (Pasar Ngadirejo)

Bupati Agus Setyawan meminta para pengendara dari luar dan di wilayah Temanggung sendiri untuk selalu menaati aturan berlalu-lintas di jalan raya. Hal itu demi keselamatan bersama dan kenyamanan, sebab saat libur panjang ini pasti situasi jalan raya lebih padat dari hari-hari biasa.

"Dari luar wilayah tentu akan ada kendaraan masuk, sedangkan di Temanggung sendiri juga pasti akan lebih padat, karena ada peningkatan aktivitas masyarakatnya. Oleh karena itu, selalu taati aturan lalu lintas akan semua aman dan nyaman," ujarnya, ditemui saat memantau gereja dan pos pengamanan Nataru di Parakan, Rabu (24/12/2025) malam.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung Saltiono Atmaji menuturkan, jauh-jauh hari pihaknya telah memetakan titik rawan macet dan rawan bencana tanah longsor, termasuk titik black spot bagi pengendara. Posko Nataru juga telah disiapkan di Tugu Pancasila Kota Temanggung dan depan RSK Ngesti Waluyo Parakan.

"Posko beroperasi dari 20 Desember 2025 sampai 3-4 Januari 2026. Titik macet diperkirakan di wilayah Kranggan, depan Pasar Kliwon Temanggung, depan Pasar Legi Parakan, dan depan Pasar Wage Adiwinangun Ngadirejo. Maka bisa lewat jalur alternatif misal dari Candiroto lewat jalur Muntung-Jumo-Kandangan, lalu kalau mau ke Semarang bisa lewat Kaloran-Sumowono," katanya. (ary;ekp)

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook