Ket [Foto]:
DPRD Temanggung Turun Lapangan, Cek Kesiapan 14 Desa Jelang Pilkades
Temanggung, MediaCenter – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Temanggung turun ke lapangan untuk mengecek kesiapan 14 desa yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026.
Ketua Komisi A DPRD Temanggung, Andoyo mengatakan, DPRD, khususnya Komisi A, melakukan monitoring pelaksanaan Pilkades yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026 dengan terjun langsung ke desa-desa.
“Desa yang dipantau antara lain Desa Kedu, Kecamatan Kedu, dan Desa Malebo, Kecamatan Kandangan. Sejauh ini situasi masih kondusif dan belum terlihat adanya calon yang akan berkontestasi,” kata Andoyo, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah mulai melaksanakan tahapan Pilkades sejak 20 April 2026, yang diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan agar seluruh proses Pilkades dapat dipahami dan dilaksanakan sesuai tahapan, serta ketentuan yang berlaku.
“Sosialisasi penting dilakukan guna memastikan setiap tahapan berjalan profesional dan berpedoman pada aturan,” ujarnya.
Menurut Andoyo, pemahaman tersebut diperlukan untuk mencegah potensi permasalahan di kemudian hari, mengingat Pilkades kerap menjadi dinamika yang sensitif, karena melibatkan langsung masyarakat desa.
“Alhamdulillah, sampai dengan pagi hari ini situasi masih kondusif,” tegasnya.
Ia menambahkan, setelah melakukan tinjauan lapangan, DPRD akan memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Selain itu, dia mengatakan pada Media Center, juga direncanakan rapat bersama unsur eksekutif, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades), serta Inspektorat.
Sesuai aturan, enam bulan sebelum masa jabatan kepala desa berakhir, pemerintah daerah wajib memberikan surat pemberitahuan. Desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades diantaranya Desa Kedu, Malebo, Sunggingsari, Katekan, dan Tembarak.
Sementara itu, kunjungan DPRD ke desa-desa mendapat apresiasi dari pemerintah desa. Kepala Desa Kedu, Teguh, menilai kehadiran DPRD sebagai bentuk kepedulian dalam mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas selama proses Pilkades.
“InsyaAllah pelaksanaan Pilkades bisa berjalan kondusif. Saya juga sudah tiga kali menjabat dan tidak mencalonkan lagi,” kata Teguh.
Ia menambahkan, pemerintah desa terus mendorong partisipasi masyarakat dengan mensosialisasikan informasi kepada warga yang berminat mencalonkan diri sebagai bakal calon kepala desa.
“Di desa kami terdapat delapan dusun dengan jumlah pemilih sekitar 4.800 orang, berdasarkan data Pilkades sebelumnya,” ujarnya.
Dengan jumlah pemilih yang cukup besar, pemerintah desa berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan aman, tertib, dan demokratis. (Aiz;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook