Ket [Foto]:
Sinergitas Pemkab Temanggung dan NU Menjaga Kerukunan Beragama
Temanggung, MediaCenter - Sinergitas Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga kerukunan umat beragama terwujud melalui kolaborasi strategis ulama-umara untuk merawat toleransi, moderasi, dan persatuan.
NU berkontribusi menanamkan paham keagamaan yang moderat (tasamuh, tawazun), sementara Pemkab memfasilitasi program pemberdayaan melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Bupati Agus Setyawan saat mengikuti Apel dan Parade 10.000 Kader dalam rangka Harlah Nahdlatul Ulama 100 Tahun Masehi menilai, kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi NU, bagi umat Islam, dan bagi bangsa Indonesia.
"Satu abad perjalanan NU adalah bukti nyata, bahwa NU konsisten menjaga agama, sekaligus merawat kebangsaan. NU tidak hanya berdakwah di mimbar, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, membangun pendidikan, sosial, ekonomi, dan menjaga persatuan bangsa," katanya.
Ia menandaskan, di usia 100 tahun ini, NU telah meneguhkan dirinya sebagai pilar utama Islam rahmatan lil ‘alamin, Islam yang menebar kedamaian, toleransi, dan kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.
"Saya ingin menegaskan kembali pesan penting NU, yaitu Islam jalan tengah (wasathiyah). Islam wasathiyah adalah Islam yang tidak ekstrem ke kanan maupun ke kiri; Islam yang adil, seimbang, moderat, dan bijaksana dalam menyikapi perbedaan. Islam wasathiyah mengajarkan kita untuk tegas dalam prinsip, namun lembut dalam cara, kuat dalam akidah, namun terbuka dalam pergaulan sosial," tandasnya.
Menurutnya, inilah wajah Islam yang sejak lama diajarkan para kiai NU dan menjadi fondasi kokoh kehidupan berbangsa di Indonesia.
"Apel dan parade 10.000 kader hari ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pernyataan sikap, bahwa kader NU siap menjadi garda terdepan menjaga persatuan, merawat toleransi, dan menolak segala bentuk radikalisme, ekstremisme, serta ujaran kebencian yang dapat merusak keutuhan bangsa," lanjutnya.
Pemkan Temanggung menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Nahdlatul Ulama atas peran strategisnya dalam menjaga kondusivitas daerah, membina umat, serta menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan.
"Saya mengajak seluruh kader NU di Kabupaten Temanggung untuk terus menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah, menjaga kerukunan antar umat beragama, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ungkapnya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa merawat Temanggung sebagai daerah yang aman, damai, religius, dan berkemajuan, dengan spirit Islam wasathiyah yang menyejukkan dan mempersatukan. (Fir;Akb;Ekp)







Tuliskan Komentar anda dari account Facebook