Ket [Foto]:
Agus Gondrong: Toleransi Antarumat Beragama Sudah Hidup di Desa-desa
Temanggung, Media Center - Bupati Agus Setyawan menegaskan, praktek toleransi antarumat beragama di Kabupaten Temanggung bukan sekadar jargon, melainkan telah hidup dan berjalan dalam keseharian masyarakat. Hal itu, menurutnya, terlihat jelas di desa-desa yang warganya memiliki latar belakang keyakinan berbeda, namun mampu hidup berdampingan.
“Di beberapa desa, masyarakat yang berbeda keyakinan bisa berjalan bersama. Ini bukan cerita, tapi realitas,” kata Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Bersama TNI, Polri, Korpri, dan Masyarakat se-Kabupaten Temanggung Tahun 2025, Rabu (14/1/2026) sore di Gedung Pemuda Temanggung.
Agus mencontohkan pengalamannya berkunjung ke Plosogaden menjelang perayaan Natal. Dalam kunjungan tersebut, ia mendapati pembangunan sebuah gereja justru mendapat dukungan dari warga Muslim yang tinggal di sekitar lokasi.
“Kaum Muslim di kanan, kiri gereja ikut membantu pembangunan. Ini menunjukkan, bahwa handarbeni (rasa ikut memiliki_red) antar sesama di lingkungan masyarakat sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, praktek semacam itu menjadi bukti, bahwa nilai toleransi tidak dibangun lewat pidato, melainkan lewat tindakan nyata di tingkat akar rumput. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan meningkatkan jalinan silaturahmi, serta kebersamaan lintas iman di Temanggung.
Dalam kesempatan itu, Agus juga mengapresiasi penyelenggaraan Natal Bersama yang diikuti umat Kristiani dari berbagai unsur. Ia menyebut, kebersamaan tersebut sebagai simbol kuat, bahwa masyarakat Temanggung mampu bergotong royong dan hidup rukun di tengah perbedaan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia. Ikat yang dikenakan hari ini adalah simbol pengikat silaturahmi dan kebersamaan kita semua,” ungkapnya.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Temanggung, Bupati Agus Setyawan menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 kepada seluruh umat Kristiani di wilayahnya. Ia berharap, damai dan sejahtera Natal senantiasa menyertai keluarga dan kehidupan masyarakat.
Selain itu, Agus juga berpesan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang beragama Kristiani, agar pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama. Menurutnya, tanggung jawab pelayanan bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Tuhan.
“Prinsip kita jelas, pelayanan kepada masyarakat harus nomor satu. Pemimpin harus menjadi suri teladan,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Agus mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi membangun Temanggung yang lebih baik dengan memperkuat nilai toleransi, saling asih, asah, dan asuh sebagai kewajiban bersama. (Wll;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook