Ket [Foto]: Siswa SDN Watukumpul Kembali Nyaman Belajar di Kelas Usai Dapat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan
Sempat Memprihatinkan, Siswa SDN Watukumpul Kembali Nyaman Belajar di Kelas Usai Dapat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan
Temanggung, MediaCenter – Warga di lingkungan Sekolah Dasar Negeri Watukumpul, Kecamatan Parakan, dikejutkan dengan kehadiran secara tiba-tiba Bupati Agus Setyawan, pada Jumat (17/10/2025) siang. Baik para guru, maupun siswa/siswi tak menyangka, orang nomor satu di Temanggung itu tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu.
Sontak, para murid pun berhamburan untuk bersalaman secara bergilir. Usut punya usut, Agus datang guna meninjau langsung proses pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di sekolah tersebut.
Kepala SDN Watukumpul, Diah Catur Asri Astuti, mengungkapkan, proses revitalisasi ini menjadi jawaban atas kondisi ruang belajar dan toilet yang sebelumnya dirasa cukup memprihatinkan.
Sebelum diperbaiki, lantai kelas masih dalam kondisi berwarna hitam, plafon belum terpasang, serta rangka atap tampak renggang, sehingga rawan roboh saat hujan atau datangnya angin kencang.
“Saya prihatin sekali waktu itu, apalagi di dalamnya ada anak-anak. Karena itulah, kami ajukan permohonan untuk revitalisasi. Alhamdulillah disetujui dan kini telah terealisasi,” jelasnya.
Dengan jumlah siswa mencapai 190 anak, perbaikan sarana pendidikan ini dinilai sangat penting. Setelah direvitalisasi, ruang kelas dan toilet kini tampak bersih, layak, dan memenuhi standar kebersihan sekolah.
“Dulu pintunya rusak, plafonnya bolong-bolong, dan kondisinya kumuh. Sekarang, Alhamdulillah sudah bagus, bersih, dan layak pakai,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses revitalisasi di sekolahnya sendiri meliputi perbaikan dua ruang kelas, serta tiga toilet, masing-masing untuk siswa laki-laki dan perempuan. Dimana para pekerja alias tukang memberdayakan dari lingkungan sekitar.
“Banyak di antara anggota komite sekolah yang memang berprofesi sebagai tukang. Jadi kami bentuk mereka menjadi panitia P2SPS. Alhamdulillah, pekerjaan berjalan baik dan lancar,” tuturnya.
Kunjungan mendadak Bupati Agus Gondorong tersebut, semata-mata guna memastikan, bahwa proses perbaikan fasilitas sekolah berjalan sesuai prinsip swakelola, sehingga hasilnya dapat memberi manfaat nyata bagi para siswa.
Langkah tersebut, juga merupakan bagian dari pengecekan lapangan, setelah sebelumnya digelar sosialisasi terkait DAK Infrastruktur bagi sekolah di tingkat PAUD, SD, dan SMP. Dirinya menekankan, seluruh proyek pekerjaan yang bersumber dari DAK harus benar-benar dijalankan secara mandiri oleh pihak sekolah dan komite, tanpa melibatkan pihak ketiga.
SD Negeri 1 Watukumpul, menurutnya menjadi salah satu contoh pelaksanaan swakelola yang cukup berhasil. Dengan alokasi anggaran sekitar Rp 219 juta, sekolah diklaim mampu merevitalisasi ruang kelas dan toilet siswa secara mandiri.
“Pekerjaannya kelihatan rapi. Kelas direnovasi total meliputi atap, plafon, lantai, dan dinding diperbaiki. Toiletnya juga representatif, nyaman untuk anak-anak,” katanya.
Agus mengingatkan pentingnya menjaga semangat swakelola, agar dana pendidikan dapat digunakan maksimal tanpa adanya kebocoran. Menurutnya, seluruh anggaran publik, terlebih untuk sektor pendidikan, harus dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi masyarakat luas.
“Anak-anak adalah masa depan kita. Sehingga, sejak dini mereka harus memperoleh yang terbaik,” pintanya. (Ifn;Istw;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook