Temanggung Kirim 38 Orang ke Rehab, Narkoba: “Aku Tak Laku Lagi”
Ket [Foto]: Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung, AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Arie

Temanggung Kirim 38 Orang ke Rehab, Narkoba: “Aku Tak Laku Lagi”

Temanggung, MediaCenter - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung sepanjang 2025, telah merehabilitasi penyalahgunaan narkoba sebanyak 38 orang.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung, AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Arie mengatakan, 38 penyalahguna narkoba yang direhabilitasi telah mendapat asesmen dari tim medik.

Rehabilitasi dimaksudkan agar mereka dapat sembuh dan kembali beraktivitas untuk kegiatan positif dan produktif.

Ia menyampaikan, kelompok usia muda masih menjadi prioritas penanganan.

“Dari total 38 orang yang kami fasilitasi rehabilitasi, 27 di antaranya berusia di bawah 18 tahun. Ini menjadi alarm, bahwa narkoba masih mengintai generasi produktif kita,” katanya, saat dikonfirmasi di kantor BNNK Temanggung, Selasa (6/1/2026).

Berdasarkan latar belakang pekerjaan, AKBP Sharlin memaparkan, 28 orang merupakan pelajar atau mahasiswa, 3 orang wiraswasta, 6 orang dari sektor swasta, serta 1 orang dari kelompok tidak bekerja.

Sementara dari pendidikan terakhir, data menunjukkan 19 orang lulusan SD/MI, 12 orang lulusan SMP/MTs, 6 orang lulusan SMA/SMK/MAN, dan 1 orang lulusan D3/S1.

"Dominasi pelajar dan usia di bawah 18 tahun menunjukkan, bahwa upaya pencegahan harus semakin masif masuk ke ruang-ruang sekolah, keluarga, dan lingkungan pergaulan anak muda,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan rehabilitasi, BNNK Temanggung menjalin kolaborasi dengan berbagai lembaga. Dari unsur pemerintah, RSUD Temanggung menjadi mitra utama, sedangkan dari komponen masyarakat, RSU PKU Muhammadiyah Temanggung turut mendukung.

Selain itu, lanjutnya, terdapat 3 lembaga rujukan lain yang bekerja sama, yakni RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, Rehabilitasi Terpadu Kartini Temanggung, dan Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.

“Rehabilitasi bukan sekadar memulihkan, tetapi memberi masa depan baru. Kami membuka ruang kedua bagi mereka untuk bangkit, dengan dukungan lintas lembaga dan pendampingan berkelanjutan,” tandas AKBP Sharlin. (Aiz;Ekp)

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung, AKBP Sharlin Tjahaja Frimer Arie
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook