Ket [Foto]:
Perkuat Respons Cepat Kegawatdaruratan, Dinkes Temanggung Galang Komitmen Jejaring Ambulans PSC 119
Temanggung, MediaCenter – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung menyelenggarakan pertemuan penggalangan komitmen jejaring ambulans bersama berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan instansi terkait pada Jumat (23/1/2026) sore.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pemuda Temanggung ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat respons dalam penanganan kegawatdaruratan.
PSC 119 Kabupaten Temanggung berperan sebagai ujung tombak dalam memastikan response-time yang cepat guna menyelamatkan nyawa saat kegawatdaruratan itu terjadi. Hal tersebut juga disampaikan oleh dr. Intan Pandanwangi Bandanarawati, Kepala Dinkes Temanggung.
"Ini merupakan salah satu layanan kesehatan daerah Call Center 119. Dengan layanan ini, layanan call center dapat terintegrasi dengan para jejaring ambulans, sehingga masyarakat dengan kegawatdaruratan dapat segera tertangani," ungkapnya.
Terdapat dua fokus utama dalam kegiatan ini, yaitu memperkuat komitmen dan kerja sama antara jejaring ambulans dengan PSC 119 Dinkes Temanggung, serta meningkatkan koordinasi dan sinergi guna mempercepat waktu tanggap (response time) penanganan kegawatdaruratan di lapangan.
"PSC tidak bisa berdiri sendiri, kami membutuhkan kerjasama dengan para jejaring. Kolaborasi yang baik ini guna mendukung operasional penanganan kegawatdaruratan PSC 119," tambahnya.
Bupati Agus Setyawan hadir secara langsung pada kegiatan Penggalangan Komitmen Jejaring Ambulance se-Kabupaten Temanggung. Agus menginginkan ambulans di Kabupaten Temanggung dapat bersinergi dan bermanfaat bagi sesama.
"Saya ingin ambulance di Kabupaten Temanggung bisa bersinergi, bersama-bersama dalam berguna dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan lelah untuk berempati kepada sesama, dan jangan pernah bosan. Saya yakin, Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT akan membalas amal baik panjenengan," tandas Bupati Agus Setyawan.
Agus berpesan kepada para relawan dan jejaring ambulans untuk mentaati aturan lalu lintas, termasuk tidak menyalakan sirine ambulans ketika tidak membawa pasien gawat darurat, serta berkendara dengan kehati-hatian.
Tak hanya itu, Agus juga memberikan dukungan dan semangat bagi para relawan yang telah memberikan sumbangsih tenaga dan waktu bagi kemanusiaan.
"Menjadi relawan memang berat, tetapi ketika kita berhasil membantu sesama manusia, maka akan ada rasa bangga dan kepuasan tersendiri," pungkasnya. (Nin;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook