Ket [Foto]: Petugas UPTD Pengelolaan Pasar Daerah Temanggung dari Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung melakukan pemantauan harga dan ketersediaan minyak goreng merk Minyakita, Senin (26/1/2026).
Meski Harga Naik, Dinkopdag Temanggung Jamin Stok Minyakita
Temanggung, Media Center - Petugas UPTD Pengelolaan Pasar Daerah Temanggung dari Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung melakukan pemantauan harga dan ketersediaan minyak goreng merk Minyakita, Senin (26/1/2026).
Meski terjadi kenaikan harga, dalam pantauan ini, Dinkopdag menjamin ketersediaan Minyakita tetap terpenuhi untuk kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Ramadan 2026.
Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Daerah Temanggung, Aditya Hendi Kurniawan mengatakan, dengan ketersediaan Minyakita saat ini masih bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Bahkan, Bulog Magelang bersiap menyalurkan 280 ribu liter Minyakita ke pasar-pasar.
"Menurut informasi dari Bulog dalam waktu dekat ini akan segera memasok Minyakita. Khusus di Pasar Kliwon Temanggung akan memasok ke enam pedagang yang bekerjasama dengan Bulog," katanya.
Ia menyampaikan, harga Minyakita mengalami kenaikan sejak satu bulan terakhir ini, bahkan harga di pasaran melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni menjadi Rp17.000 per liter, atau naik dari HET Rp 15.700 per liter.
"Untuk harga memang masih Rp 17.000 per liter, itu melebihi HET Rp 15.700, namun stok masih ada, meski sedikit. Sedangkan untuk minyak goreng merk lain, juga banyak stoknya, tapi harganya Rp19.000 per liternya," lanjutnya.
Salah seorang pedagang, Wahyu Danu mengatakan, untuk stok minyak goreng merk Minyakita di pasar terbatas, karena pada akhir tahun 2025 kemarin pasokan dialihkan untuk penyaluran bantuan pangan bagi keluarga kurang mampu oleh pemerintah.
"Kalau harga jual itu tergantung dari distributor yang kita ambil, kalau Minyakita dari PT Lestari ini saya jual Rp 17.000, soalnya saya dapatnya sudah Rp16.000," jelasnya.
Ia melanjutkan, untuk permintaan minyak goreng saat ini mulai meningkat seiring banyaknya masyarakat di Temanggung yang menggelar tradisi sadranan menjelang bulan suci Ramadan. (Fir;Ekp)








Tuliskan Komentar anda dari account Facebook